Jumat, 27 Desember 2013

Arti Pentingnya Organisasi Dan Metode

      PENGERTIAN ORGANISASI DAN METODE

Secara sederhana organisasi dapat diartikan sebagai :
Wadah             : sekelompok manusia untuk saling bekerja sama
Proses              : pengelompokan manusia dalam suatu kerja sama yang efisien.
Sedangkan istilah metode tersebut berarti suatu tata kerja yang dapat mencapai tujuan secara efisien.

Pengertian organisasi dan metode secara lengkap adalah :
Rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.
           
Dari pengertian tersebut terkandung beberapa maksud yaitu :
a)      Organisasi dan metode merupakan kunci atau syarat pelaksanaan kerja yang setepat-tepatnya.
b)      Organisasi dan metode penting bagi kegiatan manajemen
c)      Organisasi dan metode dapat memanfaatkan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
d)     Organisasi dan metode berguna dalam meningkatkan efisiensi kerja untuk mencapai tujuan

Dari uraian tersebut terlihat jelas betapa eratnya hubungan antara manajemen, organisasi dan metode, bukan sepertinya dapat dikatakan bahwa organisasi dan metode merupakan salah satu bidang pengkhususan dari manajemen.
Jadi sifat dan maksud organisasi metode adalah pelayaran terhadap manajer dan administrasi yang berusaha memajukan pekerjaan mereka atau tata kerja yang dipergunakan dalam rangka pencapaian efisiensi yang maksimal pada organisasi.

Manajemen pada hakekatnya merupakan proses kegiatan seseorang pimpinan (manajer) yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan waktu yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.

Manajemen pada hakekatnya merupakan proses kegiatan seseorang pimpinan (manajer) yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan waktu yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.

Ciri - Ciri, Unsur Dan Teori Organisasi

TEORI ORGANISASI

Organisasi adalah bentuk formal dari sekelompok manusia dengan tujuan individualnya masing – masing (gaji, kepuasan kerja, dll) yang bekerja sama dalam suatu proses tertentu untuk mencapai tujuan berasama (tujuan organisasi). Agar tujuan oganisasi dan tujuan individu dapat tercapai secara selaras dan harmonis maka diperlukan kerja sama dan usaha yang sungguh – sungguh dari kedua belah pihak (pengurus organisasi dan anggota organisasi) untuk bersama – sama berusaha saling memenuhi kewajiban masing – masing secara bertanggung jawab, sehingga pada saat masing – masing mendapatkan haknya dapat memenuhi rasa keadilan baik bagi anggota organisasi / pegawai maupun bagi pengurus organisasi / pejabat yang berwenang.

Adapun ciri-ciri dari organisasi adalah :
- Adanya komponen ( atasan dan bawahan)
- Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
- Adanya tujuan
- Adanya sasaran
- Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
- Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas

Dalam penjelasanya dari Ciri-ciri Teori Organisasi adalah meliputi tujuan, struktur dan sistem, ketiga hal yang di sebutkan di atas adalah Merupakan motivasi, misi, sasaran, maksud dan tujuan yang akan dicapai dalam rentang waktu tertentu.
 Unsur-Unsur dan Bentuk Organisasi :

Minggu, 30 Juni 2013

Manusia, Kegelisahan Dan Harapan

Pengertian Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata gelisah, gelisah artinya rasa tidak tentram di hati atau merasa selalu khawatir, tidak bisa tenang, tidak sabar, cemas dan sebagainya. Manusia yang gelisah dihantui oleh rasa khawatir dan takut.

Sebab-sebab orang gelisah
Sebab-sebab orang gelisah adalah karena pada dasarnya orang takut kehilangan hak-haknya. Hal itu adalah akibat dari suatu ancaman, baik ancaman dari luar maupun dari dalam (diri seseorang).

Usaha-usaha Mengatasi Kegelisahan
Pertama-tama harus mulai dari diri sendiri, harus bersikap tenang, dengan bersikap tenang kita bisa berpikir tenang. Dan kesulitan bisa diatasi. Dengan ketenangan bisa jadi orang yang mengancam akan mengurungkan niatnya.

Keterasingan
Sebentar atau lama manusia pernah mengalami keterasingan selama menjalani hidup, baik lama atau sebentar, baik sengaja atau tidak, atau karena faktor di luar dirinya. Contohnya adalah: sengaja menutup diri, dan dipenjarakan karena melakukan kejahatan.

Kesepian
Kesepian adalah keadaan sepi atau hal sepi. Setiap orang pernah mengalami kesepian, karena kesepian bagian dari manusia. Lama atau sebentarnya kesepian cenderung tergantung oleh sikap mental seseorang.

Ketidakpastian
Setiap orang pernah mengalami ketidakpastian, bahkan anak kecil, saat ditinggal orang tuanya ia menangis dan kebingungan. Kebingungan ini memperlihatkan adanya ketidakpastian, seperti anak ayam yang kehilangan induknya.

Kamis, 20 Juni 2013

Manusia Dan Tanggung Jawab

A.    Kebutuhan Manusia
Sebelum kita memperdalam tentang kebutuhan manusia sebaiknya kita mengetau arti kata dari kebutuhan. Kebutuhan adalah keinginan manusia terhadap benda atau jasa yang dapat memberikan kepuasan jasmani maupun kebutuhan rohani. Kebutuhan manusia tidak terbatas pada kebutuhan yang bersifat konkret (nyata) tetapi juga bersifat abstrak (tidak nyata). Misalnya rasa aman, ingin dihargai, atau dihormati,maka
kebutuhan manusia bersifat tidak terbatas. Beberapa factor yang menyebabkan kebutuhan manusia itu tidak terbatas antara lain sebagai berikut :
  •        Makin bertambahnya jumlah penduduk.
  •        Makin maju ilmu pengetahuan dan teknologi.
  •        Makin meluaskan lingkungan perguruan.
  •        Meningkatkan tingkat kebudayaan manusia.
Dalam pemenuhan kebutuhan manusia yang tidak terbatas dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  •           Berusaha secara individu atau kelompok dalam masyarakat atau lingkungannya.
  •             Pemenuhan kebutuhan tidak sekaligus, tetapi harus menerapkan skala prioritas yaitu mengutamakan kebutuhanmana yang harus didahulukan.

Manusia Dan Pandangan Hidup

1. Jelaskan masing-masing unsur ideologi bagi masyarakat di bawah ini:
a.) Pandangan Hidup
Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, dan petunjuk hidup di dunia. Pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam:
  • Pandangan hidup yang berasal dari agama, pandangan hidup yang mutlak sifat kebenarannya.
  • Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
  • Pandangan hidup hasil dari renungan, yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

b.) Nilai-nilai
Nilai-nilai adalah sesuatu yang berguna dan baik yang di cita-citakan dan dianggap penting oleh setiap orang yang berpengaruh terhadap dirinya dan lingkungan masyarakat, sebuah hal yang harus ada di setiap orang dan lingkungan yang didiaminya agar dapat membentuk sebuah pandangan hidup dan norma-norma untuk menjadikan sebuah bangsa menjadi maju berkat perkembangan masing-masing anggota masyarakatnya.
c.) Norma-norma
Norma-norma adalah sebuah peraturan yang berlaku pada sebuah lingkungan yang membuat batasan-batasan moril bagi tiap manusianya yang menghuni sebuah daerah tertentu. Hal ini dapat menjadikan sebuah batasan yang akan menjaga kedamaian suatu wilayah dan menjadikannya sebauh lingkungan sehat yang berkembang yang membuat berkembangnya masyarakat menjadi maju.

Minggu, 28 April 2013

Manusia Dan Keadilan


Keadilan
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah antara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem ini menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama, kalau tidak sama, maka masing – masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelangggaran terjadap proporsi tersebut disebut tidak adil.

Keadilan Legal / Moral
Keadilan Legal atau Keadilan Moral Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dan masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuannya. Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sifat dasamya paling cocok baginya (The man behind the gun). Pendapat Plato itu disebut keadilan moral, sedangkan, Sunoto menyebutnya keadilan legal. Keadilan timbul karna penyatuan dan penyesuaian untuk memberi tempat yang selaras kepada bagian-hagian yang membentuk suatu masyarakat. Keadilan terwujud dalam masyarakat bilamana setiap anggota masyarakat melakukan fungsinya secara baik.

Manusia Dan Penderitaan


Penderitaan
Penderitaan adalah salah satu teman terbaik manusia karena mau atau tidak, setiap manusia akan merasakan penderitaan entah apapun bentuknya penderitaan itu, tidak ada satupun yang tidak akan merasakan penderitaan. Akan banyak usaha yang pasti dilakukan manusia sehingga tidak sedikit yang bahkan berlaku curang dalam hidupnya agar tidak hidup dalam penderitaan.

Penderitaan berasal dari kata dasar derita. Sementara itu kata derita merupakan serapan dari bahasa sansekerta, menyerap kata dhra yang memiliki arti menahan atau menanggung. Jadi dapat diartikan penderitaan merupakan menanggung sesuatu yang tidak meyenangkan. Penderitaan dapat muncul secara lahiriah, batiniah atau lahir-batin. Penderitaan secara lahiriah dapat timbul karena adanya intensitas komposisi yang mengalami kekurangan atau berlebihan, seperti akibat kekurangan pangan menjadi kelaparan, atau akibat makan terlalu banyak menjadi kekenyangan, tidak dapat dipungkiri keduanya dapat menimbulkan penderitaan. Adapula kondisi alam yang ekstrem, seperti ketika terik matahari membuat kepanasan, atau saat kehujanan membuat kedinginan.


Siksaan
Siksaan atau penyiksaan (Bahasa Inggris: torture) digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban. Segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dengan sengaja dilakukkan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, sadisme, pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda atau tujuan politik dapat disebut sebagai penyiksaan. Siksaan dapat digunakan sebagai suatu cara interogasi untuk mendapatkan pengakuan. Siksaan juga dapat digunakan sebagai metode pemaksaan atau sebagai alat untuk mengendalikan kelompok yang dianggap sebagai ancaman bagi suatu pemerintah. Sepanjang sejarah, siksaan telah juga digunakan sebagai cara untuk memaksakan pindah agama atau cuci otak politik.

Rasa Sakit
Rasa sakit adalah rasa yang dirasakan atau dialami oleh penderita dan setiap manusia akan selalu mengalaminya. Rasa sakit dan siksaan merupakan rentetan sebab akibatnya. Karena ada siksaan orang merasa sakit, dan karena merasa sakit orang menderita. Banyak hikmah yang bisa kita ambil dari rasa sakit, misalnya timbul rasa kasihan terhadap penderita, adanya rasa keprihatinan manusia, rasa social, dapat mendekatkan diri penderita kepada Tuhan Yang Maha Esa, dll.

Neraka

Neraka adalah tempat tinggal di akhirat, yang di dalamnya di liputi kobaran api yang bergejolak dengan dahsyat sampai bisa mengelupasi kepala hingga menusuk ke hati. Dan ketahuilah apa neraka itu di persiapkan Allah Swt.Bagi hamba-Nya yang Kafir, Munafik , Yang Senantiasa berbuat dosa, yang musryrik dan mendustakan Ayat-ayat Allah dan malas dan tidak mau Mengerjakan Perintah-Nya, dan bagi Mereka, Neraka adalah sebagai ancaman atas dosa yang di lakukan Selama Di Dunia .
Dan tentang neraka ini, di dalam Al Qur An telah banyak di jelaskan, yaitu antara lain :

 1.Dalam surah Al Baqarah, Ayat 39 :
"Adapun orang-orang kafir dan mendustakan ayat-ayat kami,mereka itu penghuni neraka,mereka kekal di dalamnya"

2.Dalam surah Ali imran, Ayat 116 :
"Sesungguhnya orang-orang kafir, harta dan anak-anak mereka tidak akan dapat menolak (Adzab) Allah sedikit pun, dan mereka adalah penghuni neraka , mereka kekal di dalamnya".

Penderitaan Orang Lain
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhraartinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dalam kehidupan manusia sering terjadi seiring berkembangnya kehidupan manusia tersebut. Semakin berkembangnya kehidupan manusia maka akan semakin kompleks juga penderitaan yang akan di hadapi manusia.